Empat fokus program dilahirkan tim arsip dan riset internal setelah membaca kembali proyek dan kegiatan seni rupa dalam koleksi arsip IVAA,yakni:
1. Perempuan dan Gender dalam Ekspresi Budaya Kontemporer
Pemetaan, pembacaan arsip dan klasifikasi ulang data. Mengumpulkan statistik aktivitas dan praktek seni visual sehubungan isu gender dan perempuan di ranah seni visual Indonesia. Mengkaji ulang dan menganalisa peran perempuan, dan eksplorasi tema keperempuanan, sebagai tawaran perspektif peran perempuan dalam budaya kontemporer Indonesia.
2. Pemetaan Industri Kreatif Indonesia dan Asia
Identifikasi unsur umum penyusun praktik industri kreatif Indonesia dan hubungannya dengan gerakan fundamentalis indutri Indonesia. Latar infrastruktur dan situasi ditelisik untuk mengumpulkan potensi indutri kreatif, sekaligus hubungannya dalam upaya pengembangan masyarakat di wilayah geografis yang dipilih.
3. Isu Interkultural dalam Perspektif Marjinal Masyarakat Urban
Membaca ulang indikator isu interkultural melalui praktek seni visual, yakni singgungan isu pluralisme dan fundamentalisme agama. Mengajukan tantangan pada perspektif umum dan representasi media mengenai fundamentalisme. Hendak memetakan: perspektif marjinal dalam isu intelektual dan fundamentalisme agama, keduanya nyaris tidak pernah disinggung dalam media maupun debat publik. Peta digunakan untuk menentukan wilayah abu-abu antara ekstrim kiri dan kanan, sebagai dasar pengolahan gagasan atau ekspresi visual seni rupa dan media alternatif.
4. Praktek Seni Visual dan Isu Lingkungan
Memetakan kepedulian maupun berbagai aksi tentang isu lingkungan melalui seni visual. Membaca ulang efektivitas aksi seni visual, dalam perubahan sebuah perspektif komunitas melalui tema lingkungan. Maksud isu lingkungan dalam konteks ini adalah perhatian komunitas dalam pergeseran ruang kota, kerusakan lingkungan, perubahan cuaca; dalam hubungannya dengan perubahan dan kebiasaan masyarakat.





