Colin Cahill adalah peneliti penerima Fullbright Fellowship Grant dari Philadelphia University, AS. Ia telah tinggal di Jogja selama hampir satu tahun untuk program pertukaran mahasiswa yang melakukan penelitian di Pusat Sejarah dan Etika Politik, Universitas Sanata Dharma (Yogyakarta).
Menjelang akhir masa tinggalnya di Indonesia, Colin akan melakukan sebuah presentasi studi budaya visual, hasil dari pengamatan pribadi dan pengalaman kulturalnya secara personal di Jogja, yaitu tentang pandangannya akan penerapan ikonografi pada produksi-produksi budaya pop/keseharian seperti kaos dan desain grafis tertentu disini – yang secara khusus memakai ikon-ikon (yang baginya) subversif, seperti Adolf Hitler dan sejenisnya.
Sebagai seorang Amerika yang banyak bergaul dengan orang Amerika keturunan Yahudi, yang memiliki memori kolektif tertentu akan ikon seperti itu, Colin merasa sebuah fenomena tersendiri bagaimana ikon tersebut diterapkan dalam produk-produk tersebut disini, dengan pemaknaan dan penilaian yang sama sekali berbeda. Hal ini kemudian akan dibahas lagi olehnya secara lebih luas bagaimana ikon-ikon seperti ini diterapkan dalam berbagai sudut pandang kultural yang saling bertolak belakang, namun juga dengan pola-pola historis yang mungkin mirip. Ini juga sehubungan dengan budaya mengkopi (copy culture) yang berjalan begitu maraknya di dunia sekarang ini.
Ia juga berharap agar bisa membahasnya secara terbuka dalam diskusi setelah presentasinya. IVAA menjadi tuan rumah dalam presentasi-diskusi Colin ini, yang diadakan pada Kamis, 15 Juli 2010, 16.00 – 17.30 WIB di Perpustakaan IVAA.
Materi Presentasinya bisa Anda peroleh disini.







