Surat Vol. 6

Jika ada optimisme yang layak untuk diharapkan sebagai wujud perubahan hidup lebih menarik (seperti kedo sebuah iklan ‘biar hidup lebih hidup’), mungkin pergantian tahun seperti saat inilah saatnya. Karena hingga kini, sebagian masyarakat di Indonesia masih menjadikan kesenian merupakan kebutuhan bukan primer sehingga hidup seolah-olah hanya untuk mencari makan dan menjalankan kewajiban religinya. Walupun kesenian bisa jadi dapat menjadi obat untuk hidup terasa lebih semarak. Lalu kenapa saat ini?