Selasa, 24 November 2009, pukul 15.00 – 18.00 WIB.
Kali ini IVAA kedatangan kawan lama yang istimewa yaitu perupa Eko Nugroho. Eko akan membagi cerita perjalanan dan pengalamannya di Perancis sepanjang September-Oktober 2009 lalu. Kegiatannya ada dua yaitu sebuah program residensi di kota Vaulx-en Velin dan partisipasinya di Lyon Biennale yang kemarin dibuka 17 Oktober 2009.
Residensi Eko di Vaulx-en Velin, distrik kecil di pinggir kota Lyon, menghasilkan sebuah karya kolaborasi dengan komunitas anak muda keturunan imigran di kota itu. Vaulx-en Velin memang sudah lama dikenal sebagai wilayah yang bermasalah karena tegangan antara penduduk ‘asli’ dan para pendatang. Kolaborasi Eko dengan komunitas muda ini menghadirkan sebuah pentas Shadow Puppet berjudul ‘Pelangi di Atas Batu’ yang menceritakan kisah-kisah tentang diaspora dan isu imigran di kota itu.
Karya Eko di Lyon biennale juga masih berkutat tentang persoalan perbedaan di antara manusia, sebuah mural yang berjudul ‘Cut the Mountain & Let It Fly. Mural ini dibuat Eko pada sekujur eksterior gedung ‘Le Sucriere’, bekas pabrik gula yang menjadi venue utama pameran Lyon Biennale.






