Archive Retro: Biennale III Jogja & Binal Experimental Art 1992

karya-heri-donoPenggalian Kembali Sebuah Penanda Zaman

Biennale III Yogyakarta tahun 1992 merupakan sebuah event yang berbeda dari pameran-pameran sebelumnya di dunia seni rupa Indonesia, terutama karena juga adanya event respon-nya yang diorganisir secara independen, ‘Binal Experimental Art’ yang hadir sebagai reaksi dari penyelenggaraan event tersebut sekaligus juga memperkuat atmosfir seni rupa pada saat itu.

Hadirnya kedua event ini menandai mulainya berbagai perubahan baru dalam dunia seni rupa, antara lain: munculnya generasi baru perupa yang lahir setelah angkatan 1945-5oan, kesadaran reaksioner terhadap situasi politik dan market dalam praktek seni rupa, dan berubahnya nama Biennale Seni Lukis menjadi lebih luas bernama Biennale Seni Rupa. Yang terakhir ini terutama mendefinisikan satu pergeseran perspektif yang signifikan: makna, fungsi dan posisi seni rupa modern berubah, baik bagi seniman mau pun masyarakatnya.

Pius Sigit Kuncoro menjalankan riset penggalian arsip di IVAA sejak bulan Februari 2009, dan membuat reklasifikasi serta pembacaan kembali dari database yang berhubungan dengan peristiwa tersebut, juga melakukan investigasi lagi dengan wawancara ulang bersama sejumlah narasumber terkait. Project ini akan dijalankannya selama 6 bulan. Beberapa asumsi dan pertanyaan yang telah muncul dan akan ia telusuri lebih jauh lagi adalah:

  • Event Binal Experimental Art 1992 yang menjadi penanda bagi satu kesadaran baru, yaitu kesadaran intelektual dan orientasi global dalam praktek seni rupa dan budaya di Indonesia, bergerak dari sebelumnya yaitu ideologi nasionalisme dan modernis.
  • Apakah event ini juga menjadi penanda bagi dimulainya definisi ‘kontemporer’ sebagai sebuah terma resmi dari praktek seni rupa?
  • Sejauh mana hal ini berrelasi dengan situasi sosial budaya serta ekonomi-politik saat itu?
  • Ada beberapa pola yang kemudian selalu berulang dalam perkembangan transformasi kebudayaan di Indonesia,  dan berakibat pada praktek seni.  Apa saja pola tersebut dan bagaimana mereka bekerja?

Sebagai lembaga arsip dan dokumentasi yang selalu mengupayakan pencatatan serta penggalian kembali sejarah, IVAA menyelenggarakan project Archive Retro ini sebagai manifestasi dari upaya tersebut.